ALT_IMG

رمضان

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.. Saudara-saudara muslim. Kini telah terbit - Kumpulan Artikel Seputar Ramadhan Silahkan dilihat...

ALT_IMG

Boleh Jadi Ini Ramadhan Terakhir Kita

Tak dapat dipungkiri, jika seseorang mengunjungi suatu tempat atau bertemu seseorang dan merasa bahwa ia takkan bertemu lagi dengan orang itu atau tidak kembali ke tempat itu, maka ia akan bersemangat memanfaatkan keberadaannya di tempat itu. Ia akan memaksimalkan pertemuan tersebut Readmore..

Alt img

DUA MANUSIA Dalam Menyambut Ramadhan

Edisi kali ini mengangkat dua golongan manusia menjelang kedatangan Ramadhan. Readmore...

ALT_IMG

Perindu-Perindu Ramadhan

Apabila benar Anda rindu, Anda akan mencium bau Ramadhan dari jauh, seperti Ya'qub 'Alaihissalam mencium bau Yusuf 'Alaihissalam karena kerinduan yang menggelora pada puteranya itu. Readmore...

ALT_IMG

Berbenah Diri Menyambut Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan dan keberkahan, padanya dilipatgandakan amal-amal kebaikan, disyariatkan amal-amal ibadah yang agung, di buka pintu-pintu surga dan di tutup pintu-pintu neraka. Oleh karena itu, bulan ini merupakan kesempatan berharga yang ditunggu-tunggu oleh orang-orang yang beriman kepada Allah Ta’ala dan ingin meraih ridha-Nya. Readmore...

ALT_IMG

Syarat dan Rukun Puasa

Para pembaca yang semoga dirahmati oleh Allah ta’ala. Saat ini kami akan menyajikan ke tengah-tengah pembaca mengenai syarat dan rukun puasa. Semoga dengan memahami hal ini dapat memperbaiki ibadah kita. Readmore...

ALT_IMG

Syarat dan Rukun Puasa

Para pembaca yang semoga dirahmati oleh Allah ta’ala. Saat ini kami akan menyajikan ke tengah-tengah pembaca mengenai syarat dan rukun puasa. Semoga dengan memahami hal ini dapat memperbaiki ibadah kita. Readmore...

Kamis, 26 Juli 2012

Boleh Jadi Ini Ramadhan Terakhir Kita

0 komentar

     Boleh      Jadi     INi
  raMadhan         
        Ter
akhir   Kita



Tak dapat dipungkiri, jika seseorang mengunjungi suatu tempat atau bertemu seseorang dan merasa bahwa ia takkan bertemu lagi dengan orang itu atau tidak kembali ke tempat itu, maka ia akan bersemangat memanfaatkan keberadaannya di tempat itu. Ia akan memaksimalkan pertemuan tersebut, tidak menyia-nyiakan momen yang belum tentu akan kembali tersebut.

Oleh sebab ini, ketika para sahabat mendengar Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam menyampaikan nasihat yang menyentuh, yang menggetarkan hati, membuat mata-mata mereka menangis, mereka merasa bahwa seakan-akan itu adalah nasihat terakhir. Oleh karena ini, mereka meminta wasiat kepada Rasulullah. Nampaknya ini adalah nasihat perpisahan, berwasiatlah kepada kami, Pinta salah seorang dari mereka. Saat itu mereka benar-benar merasakan suasana perpisahan yang momennya tidak akan terulang.

Semakna dengan ini, ketika Nabi menunaikan haji wada’ (perpisahan) dan beliau merasa, beliau tidak akan berjumpa lagi dengan umatnya dalam forum yang sama di dunia ini. Maka beliau merangkum wejangan beliau dalam beberapa kalimat yang merupakan intisari dari rangkuman semua isi da’wah beliau. Bahkan beliau dengan terus terang mengatakan, Boleh jadi saya tidak akan bertemu dengan kalian setelah hari ini. Hal ini menunjukkan, bahwa perasaan akan berpisah melahirkan spirit dan semangat yang luar biasa yang kadang tidak terasa pada kesempatan yang biasa.

Dari sinilah kita, memahami rahasia ucapan Nabi kepada seseorang “Jika engkau berdiri shalat, shalatlah seperti seorang yang akan berpisah”. Bayangkan jika ada seorang yang ikhlash, shalat beberapa raka’at sedang ia tahu bahwa ia kan segera meninggalkan dunia ini. Bagaimana ia akan shalat? Sudah pasti ia akan shalat dengan penuh kekhusyukan dan keikhlasan.

Ramadhan datang kepada kita sebagai tamu yang menjamu, dia akan memuliakan kita jika kita terlebih dahulu memuliakannya. Dia datang membawa berbagai berkah, dia mempersemabahkan kepada kita beragam keutamaan. Iya, dia adalah tamu, tetapi justru dia menjamu kita dengan 1001 macam jamuan spesial.  Tetapi boleh jadi ini adalah jamuan yang terakhir darinya.  Lalu mengapa kita tidak menghormatinya?

Namun demikian, bukan berarti kita tidak bergembira dengan kedatangannya. Bahkan Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam mentabsyir (member berita gembira) para sahabat dengan kedatangan ramadhan. Beliau memberi busyro yang menumbuhkan kerinduan untuk mengecap berkahnya. Busyro yang memancarkan semangat untuk merindui rahmat yang menyertai setiap detak - detiknya. Beliau mengabarkan kepada mereka “Kalian telah didatangi oleh Ramadhan. Bulan berkah. (Pada bulan ini) Allah mewajibkan kepada kalian berpuasa, pintu-pintu jannah dibuka, pintu neraka ditutup, para setan dibelenggu, di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang dihalangi dari kebaikkan malam tersebut, maka ia telah terhalangi dari kebaikkan…..” (HR Imam Ahmad dan An Nasai dishahihkan oleh Syaikh Al Baniy).

Saudaraku , , , , ,
Mari hadirkan kembali rasa akan berpisah dalam semangat ramadhan kita. Mari khususkan bulan suci ini dengan meningkatkan perhatian kita terhadap berbagai amaliyah ramadhan. Hadirkan rasa akan berpisah dengan puasa yang kita jalani.

Setiap tahun kita berpuasa ramadhan, tetapi obsesi sebagian kita sebatas menggugurkan kewajiban.Maka pada ramadhan tahun ini, hendaknya yang menjadi obsesi kita adalah meralisaskan makna puasa yang Imanan wahtisaban agar kita mendapatkan mapunan atas dosa-dosa kita yang lalu.

Setiap tahun kita mengkhatamkan Al-Qur’an berkali-kali. Maka Hendaknya pada salah satu pengkhataman kita tahun ini disertai tadabbur, perenungan terhadap makna-maknanya serta komitmen untuk mengikuti petunjuknya, menjalankan perintahnya dan meninggalkan larangannya.

Pada awal-awal bulan kita begitu antusias untuk mendapatkan shalat berjamaah bersama Imam. Maka sedapat mungkin tahun ini sepanjang bulan kita kita ketinggalan takbiratul ihram bersama Imam.

Kita menghususkan bulan ramadhan untuk memberikan keluasan kepada keluarga dan anak-anak kita dengan berbagai kebaikan duniawi yang sementara. Maka sebisa mungkin pada ramadhan kali ini kita mempesemahkan kepada mereka keluasan berupa gizi ruhiyah dan nutrisi hati, berupa buku bacaan, atau kaset ceramah atau kata-kata nasihat yang bermanfaat buat mereka.

Setiap tahun kita bersedekah, tetapi dengan maksud menolong orang-orang susah yang membutuhkan. Maka pada tahun ini, mari niyatkan sedekah kita untuk membatu diri sendiri. Kita butuh keselamatan dari neraka dengan sedekah tersebut. Kita memerlukan penghapusan dosa dengan sedekah-sedekah tersebut.
Setiap tahun kita . , . , . setiap tahun kita . , , . setiap tahun kita.. , .  Mari pada tahun ini kita melakukan lompatan yang lebih tinggi untuk mengatrol kualitas dan kuantitas ibadah kita. Jangan sampai, ini marupakan ramadhan terakhir kita.

Allaahumma Barik lanaa fiy Ramadhan,wa waffiqna ‘alaa ghtinaamihi bith Thaa ‘aat.wa a’innaa ‘alaa shiyaamihi wa qiyaamihi waj’alnaa min ‘ibaadikal Muttaqiyn. Aamiyn…..
Selamat berbulan ramadhan.
(diadaptasi secara bebas dari “Ruhushiyaam wa Ma’aaniyhi “ karya Syaikh DR ‘Abdul Azizi Musthafa Kamil)
(Tamalanrea Makassar 01/09/1432:04,45)
Al Faqiyr Ilaa ‘Afwi Rabbihi
Syamsuddin Al Munawiy








Continue reading →

Soalan dari Somalia

0 komentar
Continue reading →

Pertanyaan membuat Mufti Menangis

0 komentar


Pertanyaan yang membuat seorang Mufti Saudi menangis

Dalam sebuah acara live di salah satu saluran TV, seorang Syaikh (seorang Mufti) mendapat pertanyaan dari Somalia:

"Apakah puasa Saya diterima (sah) jika kami tidak memilki makanan untuk sahur atau iftar (berbuka)?"

Seketika Mufti itu menangis karena mendengar pertanyaan "Apakah puasa Saya sah jika kami tidak memiliki makanan untuk sahur atau iftar?" :'(

From Islamic Videos

***

Wahai saudaraku, kita masih diberikan nikmat yang sangat banyak yang tak akan pernah terhitung, masihkah kita tidak bersyukur? Wahai saudaraku yang berkelebihan harta, masihkah kalian tidak mau mengeluarkan sebagian harta kalian untuk orang-orang yang kelaparan? Banyak Muslim di sekitar kita atau di luar sedang kelaparan, sedang menderita penindasan, tak berdaya. Kita yang berkelebihan harta kelak akan ditanya kemana saja uang yang kita belanjakan?!

"Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin." (Al-Ma'uun: 1-3)

"Bermegah-megahan telah melalaikan kamu. sampai kamu masuk ke dalam kubur. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin, kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)." (At-Takaatsur: 1-8)


Renungan untuk kita semua

(Firaas Adams/muslimpress)
Continue reading →
Selasa, 24 Juli 2012

Ceramah · Ustadz Armen Halim Naro · Bersemilah Ramadhan

1 komentar
missing_dir.jpg (108×98)
Download Ceramah
Ustadz Armen Halim Naro

Makalah Bersemilah Ramadhan 
    1.  Surat al Fatihah.mp3 Bersemilah Ramadhan 1                                                     Download
    2.  Surat al Fatihah.mp3 Bersemilah Ramadhan 2                                                     Download
    3.  Surat al Fatihah.mp3 Bersemilah Ramadhan 3                                                     Download
    4.  Surat al Fatihah.mp3 Bersemilah Ramadhan 4                                                     Download
    5.  Surat al Fatihah.mp3 Bersemilah Ramadhan 5                                                     Download
    6.  Surat al Fatihah.mp3 Bersemilah Ramadhan 6                                                     Download
    7.  Surat al Fatihah.mp3 Bersemilah Ramadhan 7                                                     Download
    8.  Surat al Fatihah.mp3 Bersemilah Ramadhan 8                                                     Download


Continue reading →
Senin, 23 Juli 2012

Kumpulan Ebook Seputar Ramadhan

0 komentar


Seorang yang berpuasa tidak akan berbuka sekalipun manusia tidak ada yang mengetahuinya karena merasa takut dan merasa diawasi oleh Allah dalam gerak-geriknya. Demikianlah hendaknya kita dalam setiap saat merasa takut dan diawasi oleh Allah di mana pun berada dan kapan pun juga, terlebih ketika kita hanya seorang diri. Apalagi pada zaman kita ini, alat-alat kemaksiatan begitu mudah dikonsumsi, maka ingatlah bahwa itu adalah ujian agar Allah mengetahui siapa di antara hamba-Nya yang takut kepada-Nya.


Download Ebook Seputar Ramadhan

  1. Download Ebook Khutbah Jum'at persiapan-menyambut-ramadhan
  2. Download Ebook Khutbah Jumat Penetapan Awal Ramadhan dan Syawal
  3. Download Ebook Khutbah Jumat Bagaimana Menyikapi Ramadhan
  4. Download Ebook Khutbah Jum'at takwa-intropeksi-diri-pasca-ramadhan
  5. Download Ebook Khutbah Jumat Nasihat Setelah Ramadhan Berlalu...
  6. Amalan-Amalan di Bulan Ramadhan
  7. Buku Panduan Ramadhan
  8. Bagaimana Cara Menyambut Ramadhan
  9. 70 Masalah Seputar Seputar Puasa
Continue reading →

Label

Renungan (15) Serba Serbi (8) Amalan (7) Download (6) Mp3 (2) Seputar Hukum (2) Sya'ban (2) Video (2) Resep (1)